Inilah 5 Pemain PERSIB 2025 yang Dipanggil Pelatih Timnas Indonesia U-20

Inilah 5 Pemain PERSIB 2025 yang Dipanggil Pelatih Timnas Indonesia U-20

Sebanyak 5 pemain PERSIB 2025 yang tampil di Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026, memperoleh panggilan dari PSSI. Tujuannya untuk mengikuti seleksi pembentukan Tim Nasional Indonesia (Timnas) U20. Seleksi tersebut rencananya dijadwalkan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 2-10 Desember 2025 mendatang.

Sekedar informasi, Elite Pro Academy sering disingkat EPA sendiri merupakan sistem liga sepak bola kelompok usia yang dikelola oleh PT Liga Indonesia Baru. Kompetisi ini diperkenalkan pertama kali pada awal 2018 oleh PSSI. EPA ini mencakup kategori usia di bawah 16 tahun sejak 2018. Kemudian, di bawah usia 18 dan 20 tahun sejak 2019. Kompetisi ini cukup bergengsi dan kerap melahirkan bibit-bibit pemain muda yang unggul.

Nama 5 Pemain PERSIB 2025 yang Ikut Seleksi Timnas U-20

Malik Aqmar Kusuma Winata

Adapun, kelima pemain di atas rencananya dijadwalkan mengikuti seleksi dalam dua gelombang. Nama-nama pemain yang tercantum antara lain: Kevin Muhammad Islami Pasha, Malik Aqmar Kusuma Winata, dan Eriko Sulastiano. Ketiga nama pemain berbakat ini dipanggil melalui surat bernomor 6495/AGB/745/XI-2025. Untuk jadwal seleksi ketiganya dijadwalkan pada gelombang pertama, 2-5 Desember 2025.

Kevin Muhammad

Sementara itu, Hasyir Khalif Ar Rasyid dan Muhammad Azrial Aksa dipanggil dengan surat nomor 6515/AGB/756/XI-2025. Mereka akan menjalani seleksi gelombang kedua. Tepatnya pada 7-10 Desember 2025.

Eriko Sulastiano

Memiliki Perbedaan Latar Belakang

Hasyir Khalif Ar Rasyid

Sementara itu,5 pemain PERSIB 2025 ini ini diketahui memiliki latar belakang berbeda. Kevin, Khalif dan Azrial adalah pemain muda binaan Akademi PERSIB. Ini merupakan sebuah akademi untuk tim junior dan diklat dari klub sepak bola ternama Indonesia yakni Persib Bandung. Adapun basisnya terletak di wilayah Bandung, Jawa Barat. Klub ini berlomba di Kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 Indonesia.

Sedangkan, Maliq adalah jebolan SSB IPI Geger Sunten. SSB IPI Geger Sunten merupakan Sekolah Sepakbola Ikatan Pelajar Indonesia Geger Sunten. Lokasinya juga terletak di Bandung. Nama ini menunjukkan bahwa sekolah sepakbola tersebut adalah bagian dari organisasi Ikatan Pelajar Indonesia di wilayah Geger Sunten, Bandung.

Terakhir, ada Eriko dari Fatto FC. FATTO FC merupakan tim sepak bola perserikatan yang berfokus pada pengembangan talenta muda. Misalnya seperti tim U-18 dan U-17. Tim ini berbasis di Papua dan sukses meraih beberapa prestasi, seperti menjuarai Piala Persib U-18 di tahun 2025.

Sejauh ini, 5 pemain PERSIB 2025 initelah berkontribusi membawa Klub PERSIB U20 menorehkan 5 kemenangan. Selain itu, mereka juga pernah sekali imbang serta 2 kali kalah di laga Grup B EPA musim ini.

Mencuri Perhatian Pelatih Nova Arianto

Muhammad Azrial

Sejak ditunjuk menjadi Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto langsung bekerja dan bergerak mencari bibit-bibit pemain berbakat. Sekedar informasi, PSSI telah resmi memberikan mandat kepada Nova Arianto sebagai pelatih terbaru Timnas Indonesia U-20. Adapun penunjukan ini terjadi tepat pada 20 November 2025 lalu.

Pelatih yang kini genap berusia 46 tahun itu dipilih setelah berhasil berjuang bersama Timnas Indonesia U-17. Kemudian, perhatiannya kini langsung tertuju kepada 5 pemain PERSIB 2025 yang disebutkan di atas. Kelima pemain muda ini mencuri perhatian pelatih Nova usai tampil memukau bersama PERSIB di Elite Pro Academy (EPA) Super League tahun 2025-2026. Hal itu tentu dapat diketahui dari surat pemanggilan kelimanya yang diunggah pihak klub.

Sementara itu, dengan adanya pemanggilan5 pemain PERSIB 2025di atas merupakan suatu kebanggaan tersendiri untuk klub yang dijuluki Maung Bandung tersebut. Ini menunjukkan betapa kuatnya dominasi PERSIB dalam persepakbolaan tanah air. Hal ini semakin meningkatkan nilai pasar pemain yang jauh lebih tinggi. Selain itu, momen ini juga menjadi memberikan keuntungan bagi PERSIB untuk mengukuhkan dirinya sebagai salah satu raksasa sepakbola di Tanah Air. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *